INFO SAWIT, MEDAN - Perlambatan ekonomi yang terjadi di China sepanjang tahun ini menyebabkan ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami tekanan.
Merujuk catatan Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor CPO Sumut per September tahun ini menurun 19,21% dibanding periode yang sama tahun lalu. Tahun ini, nilai ekspor CPO hanya sebesar US$ 2,46 miliar, sedangkan tahun lalu mencapai US$ 3,04 miliar. "Penyebabnya adalah permintaan dari China yang terus menurun," kata Kepala BPS Sumut Wien Kusdiatmono seperti dilansir MedanBisnis, Senin.
Ekspor CPO ke China sendiri mengalami penurunan sebesar 44,65% sepanjang tahun ini. Bahkan kemungkinan, angka tersebut bakal lebih tinggi lagi hingga akhir tahun ini. Maklum, kinerja ekonomi China diprediksi masih dalam tekanan hingga awal tahun depan. (T2)







