INFO SAWIT, JAKARTA - Felda Global Ventures Holdings Bhd memastikan bahwa pihaknya bakal meninjau ulang rencana akuisisi 37% saham PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
Rencana peninjauan ulang rencana aksi akuisisi ini akibat dua sebab, pertama, lantaran haga CPO yang masih saja melandai dan kedua, akibat terjadinya pelemahan nilai tukar Ringgit Malaysia.
Sebelumnya pekan lalu, FGV telah mengumumkan secara resmi untuk meninjau kesepakatan akuisisi Eagle High senilai US$ 680 juta. Semula, Felda harus membayar akuisisi tersebut secara tunai dan sebagian dalam bentuk saham.
Pihak FGV mengatakan, kesepakatan itu akan memberikan perseroan akses terhadap 425.000 hektar (ha) lahan sawit di Indonesia. Nilai tersebut hampir sebesar dua pertiga dari total lahan yang ada di Kalimantan.
Per kuartal III-2015, FGV membukukan kerugian bersih dari RM 33,92 juta, meningkat dari rugi bersih periode sama tahun lalu RM 9,33 juta. Kerugian tersebut dipicu oleh rugi valuta asing akibat melemahnya ringgit terhadap dolar Amerika Serikat (AS).







