Berita Lintas
sawitbaik

Dorong Sawit Berkelanjutan Dengan Persepsi Baru



Dorong Sawit Berkelanjutan Dengan Persepsi Baru

INFO SAWIT, JAKARTA -  Bertumbuhnya perkebunan kelapa sawit di Indonesia, dibarengi pula dengan bertumbuhnya isu sustainability (berkelanjutan). Sebelumnya perkebunan kelapa sawit dianggap menjadi perusak lingkungan, maka dorongan penerapan praktik berkelanjutan terus tumbuh, pada akhirnya memunculkan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

Serta inisiatif lainnya seperti Palm Oil Innovations Group (POIG), dan baru-baru ini ada Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP). Sementara pemerintah Indonesia merespon dengan munculnya standar berkelanjutan yang terangkum dalam Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Sebab itu, kata anggota Forum Minyak Sawit Berkelanjutan (FORMISBI), Rudi Lamuru, saat ini perlu ada persepsi baru mengenai konsep berkelanjutan. Lantaran praktik berkelanjutan saat ini sudah dianggap keluar dari konteks sesungguhnya. “Saat ini sudah saatnya ada persepsi baru mengenai sustainability di Indonesia,” katanya kepada InfoSAWIT,  dalam acara seminiar yang diadakan FORMISBI dan SNV, di Jakarta.

Rudi mendorong pada seluruh stakeholder kelapa sawit untuk kembali mengevaluasi konsep sustainability yang berkembang saat ini, apakah sudah sesuai dengan cita-cita awal atau sudah melenceng jauh. “Penerapan sustainability penting tetapi tidak harus menghambat pengembangan industri kelapa sawit nasional,” kata Rudi. (T2)