INFO SAWIT, JAMBI - Dari hasil pengamatan yang dilakukan KKI Warsi Jambi pada musim kemarau beberapa bulan lalu, diperkirakan 19.000 hektar kawasan hutan gambut di Jambi terbakar.
Manajer Komunikasi KKI Warsi Jambi, Rudi Syaf menyampaikan, data tersebut baru berasal dari dua kabupaten yang ada di Provinsi Jambi. "Itu berdasarkan data 5 November kemarin. Kita belum mendapatkan foto terbaru dari citra satelit," katanya dikonfirmasi, Senin, usai menghadiri pertemuan petani gambut di Hotel Abadi Suite, Kota Jambi.
Dari data KKI Warsi, total luas kawasan gambut di Jambi yang diperkirakan mencapai sekitar 120 ribu hektar, tersebar di tiga kabupaten. Namun, belum ada data pasti, berapa luasan hutan di kawasan gambut yang masih benar-benar asli.
Belum lagi banyaknya perusahaan pemegang izin di kawasan hutan yang membuat hampir tak ada lagi hutan gambut yang tidak dikelolah. "Tinggal taman nasional yang belum ada izin, kalau hutan lindung ada okupasi kasusnya. Hutan linding taman nasional itu lah yang nggak ada izin,"kata Rudi Syaf seperti dilansir Tribun.










