INFO SAWIT, KUALA LUMPUR – Sebagai hasil dari kesepakatan yang dibuat pelaku perkebunan dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), pada kuartal II 2016, peta konsesi seluruh anggota RSPO dari Indonesia bakal ditampilkan secara transparan.
Sayangnya untuk perkebunan yang ada di Malaysia masih belum bisa menerapkan transparansi peta konsesi kebun akibat terbentur dengan regulasi pemerintah negeri Jiran tersebut. Kabarnya peta digital itu bakal menggunakan platform peta digital yang dikelola oleh Global Forest Watch.
Seperti siaran pers yang diterima InfoSAWIT, Jumat, langkah ini menjadi komitmen penting bagi penerapan praktik berkelanjutan, utamanya terkait transparansi, menyusul sering terjadi kebakaran lahan yang menuding banyak terjadi akibat perkebunan kelapa sawit. (T2)










