INFO SAWIT, KOTABARU – Saat ini pendapatan petani kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru melalui program Kredit Koperasi untuk Anggota (KKPA) dengan program plasma berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp1,7 juta. "Syukur Alhamdulillah, bulan ini kita bisa mendapatkan hasil," kata seorang anggota plasma di Kelumpang Selatan, Abu Bakar.
Dia mengemukakan, periode ini pendapatan petani plasma di Kotabaru bervariasi petani di desa satu berbeda dengan petani di desa lainnya. Kondisi demikian kata Badan Pengawas Koperasi Unit Desa Gajah Mada, Narso, naik turunnya pendapatan petani dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya, hasil tandan buah segar (TBS), harga TBS atau Crude Palm Oil (CPO), jarak kebun dengan pabrik kelapa sawit, umur tanaman sawit, dan faktor lainnya.
Kepala Dinas Perkebunan Kotabaru, Ibnu B Foen mengatakan, tahun ini memang terjadi penurunan harga kelapa sawit. Namun meski demikian, penurunan harga itu masih mampu menutupi biaya produksi. (T2)










