Berita Lintas
sawitbaik

Oleokimia Berbasis Minyak Nabati Mencengkram Pasar Dunia



Oleokimia Berbasis Minyak Nabati Mencengkram Pasar Dunia

Jakarta - Kian melonjaknya populasi dan meningkatnya perekonomian di beberapa negara, mendorong industri oleokimia berbasis minyak nabati terus tumbuh. bahkan kini pasarnya kian ketat menempel produk oleokimia berbasis petro dan sintetik.

Terus bertumbuhnya populasi di dunia dan pergeseran peningkatan ekonomi di beberapa negara di dunia. Faktanya mampu mendongkrak kebutuhan pasokan minyak dan lemak di dunia.

Misalnya pertumbuhan konsumsi minyak dan lemak berdasarkan ranking, Cina menempati posisi teratas, lantas Eropa disusul India, AS dan Indonesia. Sementara untuk konsumsi minyak dan lemak per kapita di duduki tiga besar negara-negara di kawasan Eropa yakni Italy, Portugal dan Belanda, lantas AS, Indonesia, Cina dan India.

Demikian pula pertumbuhan minyak dan makan masih didominasi untuk bahan baku makanan. Sementara minyak nabati digunakan untuk bahan baku biodiesel mulai diterapkan sekitar tahun 2001, dengan pertumbuhan yang lumayan signifikan. Kabarnya kapasitas produksi biodiesel di dunia telah mencapai 25 juta ton.

Selain digunakan untuk bahan baku makanan dan biodeisel, sebetulnya minyak dan lemak berpotensi untuk menjadi bahan baku produk oleokimia dan untuk bahan baku consumer goods.

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Oktober 2014 http://www.store.infosawit.com/