Berita Lintas
sawitbaik

R&D Sawit, Pertahankan Hulu Perkuat Hilir



R&D Sawit, Pertahankan Hulu Perkuat Hilir

INFO SAWIT, JAKARTA - Sejalan dengan berkembangnya pembangunan Perkebunan Besar Swasta Nasional (PBSN) mulai tahun 1980 bermunculan R&D Sawit milik swasta, namun sebelumnya juga telah ada berdiri unit R&D Sawit dari beberapa perusahaan milik asing (PMA).

Sebelum tahun 1978 R&D Sawit masih lebih fokus pada sektor hulu, utamanya R&D varietas bahan tanaman kelapa sawit bertujuan meningkatkan kualitas maupun produktivitas, juga R&D kultur teknis Sawit untuk tujuan teknologi, efisiensi dan produktivitas.

Namun demikian selepas tahun 1978  R&D Sawit tidak hanya melulu menekuni di sektor hulu sebab sektor hilir pun mulai dikembangkan, ditandai dengan berdirinya pabrik minyak nabati di Adolina, Sumatera Utara. Sejalan dengan berkembangnya perkebunan kelapa sawit swasta, R&D Sawit milik swasta juga bertambah diantarnya masih fokus ke sektor hulu, namun juga tidak sedikit yang fokus ke sektor hilir.

Diakui atau tidak, dengan dukungan R&D Sawit dari sektor hulu ke hilir tersebut, maka sampai dengan tahun 2015 ini luas areal perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah mencapai lebih 11 juta ha, dan terdapat 608 unit Pabrik Kelapa Sawit yang tersebar pada 22 Provinsi,  94 Pabrik Rafineri Minyak Sawit yang tersebar di 19 Provinsi, serta beberapa pabrik biofuel, biodiesel, dan biogas.

Untuk kondisi saat ini, diyakini R&D sektor hulu kelapa sawit sudah cukup kuat (seperti riset Varietas Bahan Tanaman Unggul, maupun Kultur Teknis yang sudah baik), namun implementasi produk riset/teknologi bagi pelaku perkebunan, terutama bagi perkebunan rakyat/petani kelapa sawit masih dirasakan kurang atau perlu ditingkatkan.

Demikian pula R&D Sawit untuk sektor hilir di Indonesia memang masih dirasakan kurang kuat atau perlu ditingkatkan sejalan dengan cukup pesatnya pembangunan pabrik rafineri, oleopangan, oleokimia, dan beberapa biodiesel, biofuel maupun biogas.

Sebab itu R&D sawit mesti terus tumbuh, untuk itu perlu dukungan pemerintah, industri kelapa sawit dan semua stakeholder-nya. R&D Sawit di Indonesia diyakini bakal tumbuh dengan baik, bila bersinergi & sejalan dengan pertumbuhan dan perkembangan Industri Kelapa Sawit Nasional. (Direktur PPKS, Hasril Hasan Siregar)

Lebih lengkap bisa dibaca pada InfoSAWIT Edisi Desember 2015

www.store.infosawit.com