INFO SAWIT, JAKARTA - Pada bulan Juni 2015 silam yang lalu dalam acara tambahan pertemuan tahunan Satuan Tugas Para Gubernur untuk Iklim dan Kehutanan (GCF) di Barcelona, Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mengumumkan komitmennya untuk melaksanakan praktik berkelanjutan dalam yursdiksi.
Dimana komoditas yang diproduksi di Kalimantan Tengah adalah dihasilkan dari proses produksi yang berkelanjutan, penerapan kebijakan ini diawali dengan komoditas kelapa sawit.
Komitmen ini dikembangkan berdasarkan target-target pemerintah provinsi yhang sebelumnya telah disampaikan dalam peta jalan menuju pembangunan pedesaan rendah deforestasi, dengan target meningkatkan produksi dan menurunkan kemiskinan pada tahun 2013.
Target-target tersebut ialah deforestasi di seluruh provinsi Kaliantan Tengah turun menjadi 20% dari tingkat 2006-2009 pada tahun 2020, dan produksi kelapa sawit rakyat mencapai 20% dari total produksi pada tahun 2020.
Pemerintah provinsi juga menyambut dengan hangat komitmen Kabupaten Seruyan untuk menjadi kabupaten percontohan pertama dibidang sertifikasi yurisdiksi. Seruyan bakal menjadi model bagi kabupaten-kabupaten yang lai, tentu saja tidak hanya di Kalimantan Tengah melainkan juga di Indonesia. Jelasnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan sepenuhnya mendukung Kabupaten Seruyan dalam menjalani proses ini.
Pada tingkat pemerintah provinsi untuk berjalannya proses sertifikasi yurisdiksi, telah terbentuk sebuah kelompok kerja yang beranggotakan wakil-wakil dari pengusaha perkebunan sawit, pemerintah dan organisasi non-pemerintah di Kalimantan Tengah. Kelompok kerja ini bertujuan mengidentifikasi dan melaksanakan strategi-strategi untuk mempercepat sertifikasi di seluruh yurisdiksi.
Secara spesifik, kelompok kerja ini berfokus untuk mengidentifikasi resiko-resiko penting terhadap keberlanjutan di tingkat provinsi di Kalimantan Tengah, dan kemudian mencari cara-cara untuk memitigasi resiko-resiko tersebut seperti, deforestasi, konflik sosial, emisi gas rumah kaca dan degradasi kawasan-kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi. (Kadisbun Prov. Kalteng, Rawing Rambang)
Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Desember 2015
www.store.infosawit.com







