INFO SAWIT, JAKARTA – Seiring dengan bertambahnya jumlah produsen benih nasional selama satu dekade terakhir, mendorong kapasitas produksi benih sawit secara nasional terus meningkat, dan diperkirakan dapat mencapai sekitar 237 juta butir benih sawit per tahun. “Suatu jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan kebutuhan benih nasional,” tutur Direktur PT Dami Mas Sejehtera, Tony Liwang di Jakarta, kepada InfoSAWIT.
Namun sejak tahun 2013 penjualan benih sawit dalam negeri cenderung menurun setiap tahun sekitar 25% dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2013 jumlah penjualan benih sawit hanya mencapai 130 juta butir atau turun sekitar 43 juta butir (25%) dibandingkan tahun 2012 sebelumnya yaitu sebesar 174 juta butir. Lalu, tahun 2014 hanya terjual 97 juta butir atau turun sekitar 33 juta butir (25%) dibandingkan dengan tahun 2013 sebelumnya.
Jika tren penurunan sekitar 25% ini terus terjadi, kata Tony, maka penjualan benih sawit pada tahun 2015 ini hanya akan mencapai sekitar 75 juta butir. Berdasarkan data sementara, hingga semester pertama pada tahun 2015 ini, penjualan benih sawit baru mencapai sekitar 50 juta butir. Dan, dengan terjadi musim kering panjang dan ekstrim El Nino, dan bencana alam kebakaran lahan pada semester kedua pada tahun 2015 ini, maka diperkirakan penjualan benih sawit pada semester kedua 2015 ini akan berkurang drastis. “Sehingga jumlah penjualan benih sawit nasional hingga akhir 2015 ini diperkirakan akan lebih rendah dibandingkan tahun 2014 sebelumnya,” tandas Tony. (T2)










