Berita Lintas
sawitbaik

Harga Crude Melemah, Warning Buat Bodiesel sawit



Harga Crude Melemah, Warning Buat Bodiesel sawit

INFO SAWIT, MEDAN – Pelaku sawit mulai mengkhawatrikan harga crude yang terus merosot, terlebih hingga kini telah mencapai level US$ 30/barrel. Jika pelemahan harga itu terus berlanut, maka bakal berimplikasi terhadap industri kelapa sawit nasional.

Lantaran kondisi demikian, tutur Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut, Timbas Prasad Ginting, bakal membuat pengembangan industri sawit Indonesia mengalami hambatan. Pasalnya, biaya pengembangan yang dipungut memalui mekanisme CPO Suporting Fund (CSF) bakal habis hanya digunakan untuk subsidi produksi biodiesel.

Dana CSF sendiri mulai dipungut pemerintah tahun lalu untuk mendukung pengembangan industri sawit mulai dari bantuan untuk replanting kebun-kebun rakyat, biaya penelitian, pengembangan produksi biodiesel hingga hal-hal lain untuk memajukan industri sawit dalam negeri.

Seperti tulis Medan Bisnis, semakin murahnya harga minyak dunia itu membuat disparitas harga antara CPO dan minyak bumi akan semakin lebar. Selisih harga yang banyak itu yang nantinya akan disubsidi melalui pungutan dana sawit sebesar US$50 per ton CPO yang diekspor. "Semakin lebar selisih harga, maka akan semakin besar biaya subsidi biodiesel," katanya. (T2)