INFO SAWIT, JAKARTA - Pemerintah bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit masih menggodok model penanaman kembali atau replanting sawit termasuk finalisasi skema pembiayaannya. Kabarnya dana sudah siap dikantongi BPDP, tinggal menunggu penerbitan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan). “Palng telat bulan depan,” tutur Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Gamal Nasir, di Jakarta, Selasa.
Penerapan replanting itu bakal dilakukan dengan tiga cara, diantaranya replanting total, under planting, dan replanting bertahap. Namun demikian, petani diminta untuk bersabar sebab skim replanting masih dibahas.
Lantaran kata Gamal, skim penanaman kembali sawit masih digodok oleh pemerintah. Ia belum dapat menyebut secara rinci uraiannya karena akan terlebih dahulu melakukan uji publik. "Modelnya masih dibicarakan, sudah bicara dengan BPDP," ujarnya.
Untuk program replanting itu, petani bakal mendapat suntikan dana untuk peremajaan sebanyak Rp 25 juta/ha, sisanya petani didorong untuk membuka hutang ke bank. Peminjaman skim replanting lewat KUR. (T2)










