INFO SAWIT, JAKARTA – Lantaran dianggap masih banyak terjadi pencurian minyak sawit (CPO) dari truk yang melintas, pelaku sawit meminta kepada untuk segera menertibkannya.
Direktur Eksekutif GIMNI Sahat Sinaga mengatakan, hingga saat ini belum ada anggota asosiasi atau perusahaan korban perampokan yang berani membuat laporan atau pengaduan. Pasalnya, perusahaan atau korban takut menjadi sasaran empuk preman. Akibatnya, pengangkutan minyak sawit dilakukan dengan pengawalan aparat.
Namun demikian, aksi perampokan masih saja marak terjadi. Kasus tersebut sebenarnya sudah pernah disampaikan kepada Menkopolhukam Luhut Panjaitan yang sebelumnya masih menjadi Kepala Staf Kepresidenan. “Meski harga sudah turun, pencurian masih marak, terutama di Sumatera,” kata dia di Jakarta, Selasa. (T2)










