Berita Lintas
sawitbaik

Meski Minyak Mentah Anjlok, Subsidi Biodiesel Berlanjut



Meski Minyak Mentah Anjlok, Subsidi Biodiesel Berlanjut

INFO SAWIT, JAKARTA - Melorotnya harga minyak dunia membuat pengembang biodiesel terancam terkendala, lantaran disparitas harga minyak solar dengan biodiessl semakin tinggi.

Kondisi demikian mendorong angka subsidi biodiesel membengkan, sementara harga minyak sawit cukup stabil diangka US$ 550/ton. Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana memastikan, program mandatori campuran biodiesel akan tetap berjalan.

Menurut Rida, pemerintah memiliki dana untuk menutup selisih antara harga BBM dan biodiesel sebagai bentuk subsidi. Pihaknya bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah menggelar simulasi pemberian dana penutup ini.

Dari perhitungan BPDPKS masih bisa menanggung subsidi hingga Rp 11,9 triliun. Hitungan ini dengan asumsi harga minyak mentah US$ 50 per barel, CPO US$ 600 per ton, dengan kurs Rp 13.400, ongkos angkut Rp 320, volume biodiesel 3,2 juta kl, dan proyeksi pendapatan Rp 9,5 triliun.

Sedangkan saat ini, terdapat dana sekitar Rp5 triliun di BPDPKS yang belum terpakai. "Pada kondisi harga minyak mentah dan CPO saat ini, BPDPKS masih bisa menutup subsidi biodiesel," jelasnya Rida. (T2)