Berita Lintas
sawitbaik

Empat Tantangan Kelapa Sawit Indonesia di 2016



Empat Tantangan Kelapa Sawit Indonesia di 2016

INFO SAWIT, JAKARTA – Sepanjang 2016 ini kabarnya masih banyak tantangan yang bakal dihadapi industri kelapa sawit Indonesia, selain harga yang masih diprediksi melandai, ada empat tantangan lain yang menurut Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) perlu segera dicarkan solusi. Pertama, mendorong  Badan  Pengelola  Dana Perkebunan  Kelapa  Sawit  untuk  segera merealisasikan program kerja khususnya membantu replanting kebun rakyat dan pembiayaan riset.

Kedua, GAPKI mendukung pemerintah membentuk Badan Restorasi Gambut. Badan yang dibentuk ini harus fokus melakukan rehabilitasi gambut yang rusak terutama di kawasan hutan dan open access. Sementara kepada perusahaan diberikan kewenangan untuk mengelola gambut lebih baik. “GAPKI juga mendorong Badan Restorasi Gambut bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk sektor usaha pemegang konsesi,” tutur Direktur Eksekutif GAPKI, Fadhil Hasan, dalam siaran pers yang diterima InfoSAWIT.

Ketiga, inisiatif DPR untuk membuat Undang-Undang Perkelapawitan menjadi concern industri untuk mengadakan komunikasi dengan kementerian dan DPR supaya menghasilkan undang-undang yang menciptakan iklim industri yang baik bagi petani maupun pengusaha. Serta keempat, meningkatkan kerja sama dengan negara-negara pengimpor minyak sawit seperti India, China, Pakistan dan negara-negara Eropa. (T2)