INFO SAWIT, JAKARTA – Resident Regional Director for Southeast Asia CIRAD Alain Rival mengatakan, budidaya tanaman kelapa sawit membutuhkan upaya dan solusi yang lebih cerdas dan ramah lingkungan.
Salah satunya dengan menerapkan intensifikasi untuk menaikkan produksi tanpa merusak bumi, pemakaian pupuk yang tepat, dan memanfaatkan kompos. Solusi-solusi inovatif juga dibutuhkan supaya sawit mampu beradaptasi dengan iklim yang lebih panas dan musim hujan yang lebih singkat.
Alain mengakui, solusi membangun kelapa sawit berkelanjutan di setiap negara akan berbeda. Hal itu bergantung pada mekanisme pembinaan petani mandiri di suatu negara. Misalnya, seberapa cepat dilakukan pembebasan lahan untuk budidaya kelapa sawit, bagaimana peran pemerintah dalam hal tata ruang karena itu akan memberikan kejelasan banyak aspek, termasuk rantai pasok di dalamnya hingga petani mandiri. “Intinya, metode yang berhasil di Afrika, belum tentu berhasil di Indonesia," kata Alain kata dia di Jakarta, Kamis. (T2)







