INFO SAWIT, JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) memastikan bakal tetap menjalankan program mandatori biodiesel 20 persen (B20), meski saat ini program tersebut dihadapkan pada fenomena penurunan harga minyak dunia dan tantangan mengenai kecukupan dana sawit untuk menalangi perbedaan harga Crude Palm Oil (CPO).
Direktur Utama BPDPKS Bayu Khrisnamurti mengatakan dengan makin besar perbedaan harga CPO dengan minyak mentah dunia maka biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan program mandatory tetap berjalan.
Padahal, ungkap Bayu di lain sisi jajarannya juga harus menjaga harga CPO untuk memberikan keuntungan bagi para petani.
"Penyerapan biodiesel sawit itu telah membantu menjaga stabilitas harga sawit karena sebelum ada program ini harga sawit betul-betul terjun bebas," jelas bayu dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis. (T2)










