Berita Lintas
sawitbaik

Harga CPO Merosot Berimbas Ke Emiten Sawit



Harga CPO Merosot Berimbas Ke Emiten Sawit

INFO SAWIT, JAKARTA - Lesunya harga komoditas di pasar internasional masih membayangi pergerakan harga saham 16 emiten sawit yang cenderung bearish.

Analis perkebunan PT Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menilai saham emiten sawit masih akan bearish seiring anjloknya harga minyak dunia ke kisaran US$28-30/barel yang menyeret harga CPO ke kisaran US$550 per metrik ton.

Kendati diproyeksi naik ke kisaran US$600 per metrik ton, Alfred menilai tingkat harga CPO itu masih terbilang murah. Dengan tingkat harga tersebut, emiten sawit akan sangat sensitif terhadap fluktuasi biaya produksi.

"Outlook-nya masih sulit. Akan menarik kalau harga CPO US$750-800 per metrik ton. Marginnya akan bagus," kata Alfred seperti dikutip Bisnis, Rabu.

Di masa bearish ini, emiten sawit dapat menggenjot produksi agar penjualan meningkat. Namun, strategi itu berisiko menyebabkan oversupply CPO yang justru dapat menekan harga.

Dalam laporan Outlook Pasar Komoditas 2016, Bank Dunia memproyeksikan harga CPO akan merangkak naik pada 2016-2020, yakni US$600 pada 2016, US$619 pada 2017, US$640 pada 2018, US$660 pada 2019, dan US$682 per metrik ton pada 2020.

Namun, tingkat harga masih di bawah tingkat harga CPO Pada periode 2013-2014 yang masing-masing mencapai US$857 dan US$821 per metrik ton. (T2)