Berita Lintas
sawitbaik

Indonesia Siapkan Diplomasi Atas Kebijakan Sawit di Perancis



Indonesia Siapkan Diplomasi Atas Kebijakan Sawit di Perancis

INFO SAWIT, JAKARTA – Rencana penerapan kebijakan pajak impor progresif yang abakal diterapkan pada 2016 ini, diyakini bakal meugikan perdagangan sawit asal Indonesia di negara menara eifel itu. Sebab itu wajar bila pemerintah indonesia bakal  melakukan langkah diplomasi .

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kepala Sawit (BPDPKS), Bayu Krisnamurthi menganggap bahwa kebijakan ini tidaklah tepat. Selain menjadi diskriminasi terhadap produk minyak nabati lainnya, kebijakan ini menyalahi kesepakatan internasional dalam World Trade Organization (WTO).

"Kita sudah siapkan cara jika Perancis jadi menerapkan kebijakannya, akan ada langkah diplomasi ke pemerintah Perancis," ujar Bayu usai melakukan rapat koordinasi di Kantor Kementrian Koordinasi (Menko) Maritim dan Sumber Daya, Selasa.

Merujuk informasi dari BPDP-KS, jumlah penjualan minyak sawit ke Perancis memang tidak begitu dominan. Dari total 3,5 sampai 4 juta ton, Prancis hanya menyerap 50 ribu sampai 150 ribu saja yang langsung dikirim dari Indonesia. Namun jumlah ini belum ditambah dengan pasoak sawit yang sebelumnya masuk melalui Belanda atau negara eropa lainnya. (T2)