Berita Lintas
sawitbaik

Kompetisi Pemetaan Gambut Diluncurkan



Kompetisi Pemetaan Gambut Diluncurkan

INFO SAWIT, JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Badan Informasi Geospasial (BIG), dengan dukungan David dan Lucile Packard Foundation meluncurkan Indonesian Peat Prize (IPP) atau Kompetisi Metode Pemetaan Gambut Indonesia. IPP merupakan ajang kompetisi yang ambisius dan kolaboratif untuk mendapatkan metode pemetaan lahan gambut yang lebih akurat dan cepat guna mengetahui luas dan ketebalan lahan gambut di Tanah Air. Lahan gambut berperan penting menjaga keragaman hayati dan pengaturan iklim.

Peluncuran IPP dilakukan di Jakarta, Selasa (2/2), bersamaan dengan rangkaian Festival Iklim Indonesia. Hadir di acara tersebut Kepala BIG Priyadi Kardono, mewakili penyelenggara kompetisi, dan Direktur World Resources Institute Indonesia (WRI) Tjokorda Nirarta Samadhi sebagai administrator (pelaksana) dari kompetisi tersebut. Lahan gambut sangat diminati oleh sejumlah pemangku kepentingan yang mempercepat kerusakan lahan gambut sehingga mengakibatkan lepasnya karbon dioksida dalam jumlah besar ke udara. Menurut data Rencana Aksi Nasional Penurunan Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) dari Bappenas, emisi karbon lahan gambut dari pembusukan gambut dan kebakaran gambut menyumbang 42% dari seluruh emisi Indonesia.

Menurut Priyadi Kardono, untuk menjawab tantangan ini diperlukan transformasi dalam mengelola lahan gambut. Langkah pertama adalah memetakan lahan gambut secara cepat dan akurat. Pemetaan lahan gambut akan memberi informasi yang diperlukan dalam mengelola lahan gambut secara efisien dan efektif, termasuk dalam melakukan berbagai kegiatan restorasi yang dibutuhkan. “Kompetisi ini akan menggabungkan keterampilan, kerja sama, dan kreativitas dari seluruh Indonesia dan masyarakat dunia dalam menjawab salah satu tantangan besar pada zaman ini,” kata Priyadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa. (T2)