INFO SAWIT, JAKARTA - Dirjen PerkebunanKementan Gamal Nasir mengatakan, petani sawit yang meraih ISPO bakal mudah mendapatkan kucuran kredit dari perbankan. "Terapkan sertifikasi ISPO untuk dapat kredit," kata dia di Jakarta, Kamis.
Kepala Sekretariat Komisi ISPO Herdrajat Natawidjaja mengatakan, bagi petani sawit memang tidak ada kewajiban menerapkan ISPO. Ini hanya ditujukan ke korporasi. "Sifat enggak wajib, namun diharap kriteria ISPO dapat diterapkan juga oleh petani sawit, " jelas dia.
Ia menjelaskan, supaya petani sawit dapat menyesuaikan kriteria ISPO perlu dilakukan edukasi. Saat ini program itu telah dilakukan UNDP lewat pilot project Sustainable Palm Oil Initiative (SPOI), di Provinsi Riau, Sumsel dan Kalbar. “Dengan target 10 ribu pekebun," tandas Herdrajat. (T2)







