Berita Lintas
sawitbaik

Delegasi Indonesia Siap Protes Perancis



INFO SAWIT, JAKARTA - Delegasi Indonesia pada Senin (8 Februari 2016)  terbang ke Prancis untuk memprotes rencana penerapan pajak sawit.  Kata Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi saat dihubungi, setibanya di Prancis, delegasi ini akan didampingi petugas dari Kedutaan Besar Indonesia di Paris untuk bertemu pihak-pihak berwenang, baik dari senat maupun pemerintah Negeri Fashion itu.

Langkah ini, menurut Bayu, adalah upaya lanjutan untuk menunjukkan protes Indonesia terhadap rencana pengenaan pajak terhadap sawit di Prancis. Sebelumnya, Menteri Perdagangan juga telah melayangkan surat protes kepada pemerintah Prancis atas rencana negara itu. "Ini sebuah proses yang perlu dilakukan agar kebijakan yang merugikan kita tidak jadi dikeluarkan dan image sawit kita lebih positif lagi," tuturnya.

Dalam draf Undang-Undang Keanekaragaman Hayati yang jika disepakati akan berlaku pada awal 2017, pemerintah Prancis akan mengenakan pajak atas minyak kelapa sawit. Pada tahun pertama, pajak akan dikenakan 300 euro per ton. Pajak ini kemudian akan naik menjadi 500 euro per ton pada 2018 dan 700 euro per ton pada 2019. Pada 2020, pajak sawit akan naik menjadi 900 euro per ton. (T2)