Berita Lintas
sawitbaik

Menjadikan Pasar Sustainable Sebuah Peluang



Menjadikan Pasar Sustainable Sebuah Peluang

INFO SAWIT, JAKARTA - Diakui atau tidak setiap tahun permintaan minyak sawit berkelanjutan (Sustainable Palm Oil/SPO) semakin besar. Secara komersial juga bisa dikatakan pasar minyak sawit berkelanjutan memiliki potensi besar kedepan, terlebih permintaannya yang terus meningkat.

Sayangnya kemunculan inisiatif berkelanjutan dalam upaya memenuhi pasar minyak sawit berkelanjutan yang digagas pelaku usaha, acap dianggap sebagai hasil dari tekanan isu lingkungan dan sosial yang disampaikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan. Padahal dibalik inisiatif itu juga ada alasan komersial, lantaran di dunia permintaan produk minyak sawit berkelanjutan itu ada.

Wajar jika kemudian berbagai inisiatif untuk menghasilkan produk minyak sawit dari proses yang tidak merusak lingkungan acap muncul, seperti Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP), skim Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) atau International Sustainability and Carbon Certification (ISCC).

Apalagi banyak perusahaan pengguna minyak sawit dunia, semisal Nestle, atau Procter and Gamble (P&G) juga sudah menerapkan penyerapan minyak sawit yang berkelanjutan.

Jadi bila dilihat dari kacamata komersial gagasan minyak sawit berkelanjutan memiliki potensi pasar yang cukup besar. Namun upaya menghasilkan minyak sawit berkelanjutan ini masih dianggap beban bagi para pelaku perkebuna kelapa sawit nasional. 

Padahal jelas, munculnya gagasan inisiatif berkelanjutan bisa dilihat bukan muncul dari sebuah tekanan, melainkan muncul lantaran terus bertumbuhnya pasar minyak sawit berkelanjutan yang pasokannya perlu dipersiapkan dengan baik. (Daniel Prakrasa)

Untuk lebih lengkap Baca InfoSAWIT Edisi Januari 2016

www.store.infosawit.com