INFO SAWIT, SAMARINDA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kalimantan Timur mengidentifikasi lima kota yang ada di Kaltim sebagai daerah awas api.
Pada saat rapat koordinasi dan pencegahan hutan di Provinsi Kaltim yang dilaksanakan di Lamin Etam Samarinda, Rabu minggu lalu, Kepala BPBD Kaltim Wahyu Widhi Heranata menjelaskan bahwa lima daerah yang rawan api adalah Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Paser, dan Berau. "Cuaca sampai 15 Februari, umumnya Kaltim berawan hanya ada sedikit hujan. Hal itulah yang menyebabkan lima daerah tersebut rawan kebakaran," kata Wahyu seperti dikutip Prokal.
Dua kabupaten yang paling diantisipasi yakni Kenohan di Kutai Barat terdapat 10 titik api dan Kutai Timur terdapat sekitar 10 titik api. Sementara, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengancam mencabut izin perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran. Seruan itu disampaikan dalam acara yang dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin dan Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono.
"Kami sudah geram, bila perlu perusahaan itu diusir saja dari Kaltim," tegas Awang Faroek.
Awang mengaku tidak segan dengan beberapa perusahaan yang melanggar. Adalah amanat Presiden Joko Widodo menyikapi maraknya pembakaran lahan di Kaltim.
"Beberapa hari yang lalu, kami sudah rapat dengan Presiden dan beberapa instansi terkait. Ketika benar lahan tersebut ada kebakaran hutan, kami akan cabut izin sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 dan peraturan gubernur tentang kelalaian pembakaran hutan," tegasnya. (T2)










