INFO SAWIT, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Sahat Sinaga mengatakan sejauh ini sudah ada tiga pihak yang melakukan pendekatan ke parlemen Prancis maupun Uni Eropa.
Tiga pihak tersebut adalah Kementerian Perdagangan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, serta Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).
“Mereka menemukan bahwa di sana yang anti terhadap sawit itu sebenarnya minoritas. Bahkan pemerintahnya pun tidak begitu sepakat untuk itu (penerapan pajak progresif sawit), karenta berbahaya dan tidak hanya kepada Indonesia, tetapi juga untuk petani-petani sawit kecil di Afrika,” kata Sahat seperti dikutip Bisnis.com, Minggu.
Selain Kementerian Perdagangan yang telah secara langsung melakukan pendekatan kepada Pemerintah dan Parlemen Prancis, BPDP Sawit juga telah melakukan pendekatan dengan Palm Oil Alliance di Uni Eropa untuk melakukan lobi. (T2)










