INFO SAWIT, JAKARTA - Menteri Perdagangan Thomas Lembong melobi senator Prancis dan Uni Eropa untuk menjaga keberlangsungan pasar minyak sawit Indonesia di Eropa. Dalam lobi tersebut Lembong ingin agar rencana amandemen no. 367 yang berisi soal pajak progresif bagi kelapa sawit dibatalkan.
Dalam upaya melobi, Lembong telah melakukan pertemuan dengan Senator Fraksi Ekologi Prancis Ronan Dantec. Dari pertemuan tersebut tersirat sebuah harapan positif bagi kelangsungan akses pasar minyak kelapa sawit Indonesia di Prancis dan Uni Eropa.
Sinyal positif tersebut didapat dari adanya tanggapan yang baik atas pengajuan pembatalan draf Amandemen No. 367 yang berisi mengenai pemberlakuan pajak progresif. "Saya secara khusus bertemu dengan anggota senat dari Fraksi Ekologi, Senator Ronan Dantec, dan responnya positif,” kata Lembong, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu.
Lembong juga melakukan pertemuan dengan Rapporteur RUU Keanekaragaman Hayati, Jerome Bignon. Menurut Lembong, Jerome menegaskan bahwa rencana pemberlakuan pajak secara progresif pada minyak sawit masih dalam tahap pembahasan di parlemen. "Draf ini baru akan diputuskan Majelis Nasional Prancis pada Maret 2016," tuturnya.
Lembong mengungkapkan, respon positif ini melegakan Pemerintah Indonesia. Oleh karena itu, Lembong berkomitmen akan melakukan komunikasi secara terus-menerus dengan Pemerintah maupun Parlemen Prancis. (T2)










