INFO SAWIT, JAKARTA – Hingga saat ini pemerintah terus berupaya mempererat kerjasama dengan Uni Eropa. Mislanya, baru-baru ini Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunai Darussalam Vincent Guerend mendatangi Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Usai pertemuan itu, Wapres menuturkan bahwa kerjasama dengan Uni Eropa sangat bermanfaat bagi Indonesia. Salah satunya yakni terkait rencana Prancis menerapkan tarif progresif bea masuk untuk produksi minyak kelapa sawit (CPO). "Supaya tidak terjadi seperti itu (CPO dikenai tarif progresif)," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden di Jakarta, Senin seperti dikutip Kompas.
Selain sawit, pemerintah juga berupaya agar komoditas pangan lainnya tidak dikenai tarif bea masuk tinggi, misalnya kakao. Saat ini tutur Kalla, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi sudah berada di Prancis untuk mengupayakan agar CPO tidak dikenai tarif bea masuk tinggi. (T2)










