INFO SAWIT, JAKARTA – Dikatakan Tim Studi Bersama ISPO-RSPO, dari PT Mutuagung Lestari, Hariyadi, setelah studi itu dilakukan selama 2 tahun lewat dinamika dan berbagai pendapat, pada hari ini Rabu (17/2) pihaknya melaporkan hasil studi tersebut.
Kata Hariyadi, kelapa sawit diprcaya sebagai penggerak ekonomi utama, penyedia lapangan kerja dan penghasil devisa, luas lahan sawit nasional pada tahun 2000 baru sekitar 4,2 juta ha. “Kini sudah mencapai 11 juta ha,” katanya kepada InfoSAWIT.
Sementara merujuk studi yang dilakukan, faktanya dari prinsip dan kriteria kedua skim berkelanjutan itu di mungkinkan adanya audit bersama, diyakini cara ini bisa mengurangi biaya, dan waktu.
Namun demikian tutur Hariyadi, studi ini hanya sebagai awalan dalam upaya menyelelaraskan kedua skim berkelanjutan itu. Sebab itu pihaknya merekomendasikan untuk melakukan langkah selanjutnya untuk penyempurnaan skim berkelanjutan. (T2)







