Berita Lintas
sawitbaik

Gambut di Riau 4,4 Juta Ha Rusak



Gambut di Riau 4,4 Juta Ha Rusak

INFO SAWIT, PEKANBARU - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) melaksanakan kordinasi di Sekretariat JMGR di Kelurahan Tangkerang Selatan, Pekanbaru, Selasa.

JMGR merupakan organisasi yang menaungi masyarakat gambut di enam Kabupaten, yaitu Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelelawan, Siak, Kepulauan Meranti, dan Rokan Hilir. Wilayah kerja JMGR merefleksikan struktur JMGR, dari Provinsi hingga desa. Saat ini, JMGR telah memiliki 40 orang koordinator desa yang bertugas melakukan pengorganisiran, pendampingan, dan pendataan, baik pendataan konflik yang terjadi di desa, data identifikasi pengabaian hak manusia, dan data pemanfaatan lahan.

"Salah satu tujuan dari koordinasi masyarakat gambut Riau ini adalah untuk menggerakan kekuatan yang ada di masyarakat. Kekuatan ini akan diarahkan untuk melindungi masyarakat sendiri, baik melindungi hak ataupun mengembalikan relasi masyarakat dengan lingkungan hidupnya, yang selama ini terputus akibat kebijakan yang tidak partisipatif," tutur Isnadi, Sekretaris Jenderal JMGR seperti dikutip Metroterkini.

Abdul Manan Ketua Majelis Pusat Gambut Riau (MPGR) Jaringan Masyarakat Gambut Riau, mengatakan bahwa gambut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan kehidupan masyarakat gambut.

Menurut Abdul Manan, banyak pilihan untuk memanfaatkan gambut secara arif, tidak dengan model ekspansi kehutanan dan perkebunan sekala besar yang merusak ekosistem gambut dan mencerabut hak hidup masyarakat gambut. Tanaman Sagu dan tanaman asli gambut menjadi pilihan tepat untuk menjaga gambut tetap lestari. (T2)