Berita Lintas
sawitbaik

Petani Sawit Jambi Terapkan Praktik Berkelanjutan



Petani Sawit Jambi Terapkan Praktik Berkelanjutan

INFO SAWIT, JAMBI – Dikatakan Jazuri, pendiri dan pendamping koperasi petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Timur Provinsi Jambi, petani di daerah di Jambi sangat bijak dalam mengelola kebun mereka.

Salah satunya dengan menggunakan pupuk organik dari kotoran sapi ketimbang pupuk kimia. Perkebunan sawit di Tanjung Jabung memang sudah mengintegrasikan kelapa sawit dan sapi. Saat ini ada sekitar 100 ekor sapi diternakkan di sana. "Kami menerapkan sustainability palm oil berdasarkan permintaan perusahaan kelapa sawit yang menjadi mitra kami," ujar Jazuri, Kamis (11/2).

Perusahaan itu sebagian besar sudah mengantongi sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Di Tanjung Jabung, memang banyak perusahaan sawit. Sebut saja PT Asian Agri, PT Sawit Mitra Jambi (SMJ), PT ABC, PT Trimitra Lestari, PT Agrowiyana, PT DAS, dan PT PAC.

Sementara petani yang menggantungkan hidupnya dari perkebunan sawit di Tanjung Jabung sebanyak 4.500 orang. Mereka mengelola kebun seluas 9.200 hektare (ha), dengan produktivitas 1 ton per ha per bulan. (T2)