Berita Lintas
sawitbaik

RI-Jepang Kerjasama Buat Bahan Bakar Dari Limbah Sawit



RI-Jepang Kerjasama Buat Bahan Bakar Dari Limbah Sawit

INFO SAWIT, JAKARTA - Pusat Teknologi Sumberdaya Energi dan Industri Kimia (PTSEIK), Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT), bekerja sama dengan Science and Technology Research Partnership for Substainable Development (Satreps), untuk menemukan teknologi pemanfaatan energi biomassa yang ada di Indonesia menjadi bahan bakar cair dan gas.

Kesepakatan antara PTSEIK dan Satreps telah terjalin sejak dua tahun yang lalu dan akan berakhir pada 2019. Pemanfaatan energi biomassa tersebut didanai oleh Japan Science and Technology Agency (JST) dan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Direktur PTSEIK, Adiarso mengatakan, salah satu kekayaan energi biomassa yang dimiliki oleh Indonesia, adalah limbah tandan sawit.

“Sawit kita produsen terbesar di dunia, produksi 32 juta ton pertahun. Sawit itu menghasilkan limbah juga, tandan kosong,  batang. Otomatis ini terbesar, ini belum digarap,” ungkap Adiarso seperti dikutip Vivanews.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asian People’s Exchange (Apex), Nao Tanaka, yang membawahi Satreps menyebutkan teknologi yang akan digunakan untuk mengubah energi biomassa menjadi bahan bakar adalah Gasifikasi Fluidized Bed.

Nao menyatakan teknologi yang mereka bawa ke Indonesia untuk mengubah limbah tandan sawit menjadi bahan bakar itu adalah dengan menggunakan katalisator tanah liat. “Keunikannya pakai katalis tanah liat, itu cukup murah, dan sangat efektif untuk mengurangi emisi yang diakibatkan dari proses gasifikasi,” kata Nao. (T2)