Berita Lintas
sawitbaik

Campuran 20% (B20) Juga Untuk Solar Jenis Baru



Campuran 20% (B20) Juga Untuk Solar Jenis Baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja menyebutkan, sesuai dengan regulasi biodiesel 20 persen (B20) yang telah ditetapkan, solar produk Pertamina harus memanfaatkan 20 persen biodiesel yang berasal dari minyak kelapa sawit. Harapannya, menekan emisi dan menyerap produksi sawit dalam negeri.  "Suratnya kami belum baca, belum lihat," kata Wiratmaja di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin.

Setelah mengeluarkan BBM varian baru Pertalite, Pertamina berencana meluncurkan varian BBM solar baru. Menurut General Manajer MOR III Pertamina Afandi, varian solar baru tersebut memiliki kandungan sulfur‎ yang lebih rendah dari solar non subsidi (Pertamina Dex) yang memiliki kandungan sulfur 3.500 ppm (part per million) dan lebih tinggi dari solar subsidi (biosolar) yang memiliki kandungan sulfur 300 ppm. (T2)