INFO SAWIT, KUTAI BARAT -- Ketua Kelompok Sadar Wisata Kutai Barat, Kalimantan Timur, Rusdianto mengaku khawatir dengan tawaran yang datang dari perusahaan perkebunan sawit. Selain akan merusak lingkungan, ia menilai kehadiran perusahaan sawit akan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar.
Terlebih, lanjut Rusdianto, tawaran perusahaan sawit seakan tidak berhenti datang, dengan sejuta janji manis akan kemakmuran bagi masyarakat. Akibatnya, salah satu kerugian yang selalu dirasakan masyarakat adalah tercemarnya air tanah yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. "Salah satu yang pasti air akan keruh dan tidak bisa jernih lagi, kita tidak mau ada perkebunan sawit," kata Rusdianto dikutip Republika.co.id, Kamis. (T2)










