Berita Lintas
sawitbaik

Dana Sawit Untuk Cegah Kebakaran



 Dana Sawit Untuk Cegah Kebakaran

INFO SAWIT, JAKARTA – Direktur Utama BPDPKS Bayu Krisnamurthi mengatakan, telah mengalokasikan dana Rp 33 miliar untuk program pencegahan kebakaran. Dana tersebut berasal dari dana pungutan ekspor minyak kelapa sawit dan turunannya. Rencana alokasi dana untuk program tersebut sudah dilakukan sejak 2015.

Pada 2015, kekeringan menjadi pemicu terbakarnya 1,7 juta ha lahan di Indonesia. Mengutip data CIFOR, sekitar 10% kebakaran tersebut ada di perkebunan kelapa sawit. “Untuk itu, dibutuhkan upaya-upaya mencegah kebakaran. Tahun ini, kami alokasikan Rp 33 miliar untuk program pencegahan kebakaran dengan sasarannya 100 desa,” ungkap dia usai pembukaan Technical Workshop DBA di Jakarta, Senin.

Menurut dia, program tersebut sebenarnya sudah diumumkan sejak 2015. Hanya memang terkendala pendamping yang bisa sharing khow how karena itulah, sekitar 10% dari Rp 33 miliar itu dialokasikan untuk biaya operasional pendampingan. Sekitar Rp 100 juta dari dana tersebut dialokasikan untuk pengadaan peralatan yang diperlukan untuk setiap desa. Lalu, anggaran Rp 100 juta setiap desa yang dialokasikan untuk insentif jika bisa mencegah kebakaran. Insentif yang akan diberikan bukan dalam bentuk uang, tapi program seperti perbaikan fasilitas umum dan sosial di daerah tersebut. “Sekitar Rp 100 juta per desa dialokasikan untuk program penyuluhan. Tapi, selalu kami ingatkan agar masyarakat tidak hanya mengejar insentif atau ikut hanya karena takut. Program ini adalah guidance, sebagai tahap awal,” kata Bayu seperti dikutip Investor Daily.