Berita Lintas
sawitbaik

Ada Program Peremajaan, Bisa Dorong Produksi Benih Sawit



Ada Program Peremajaan, Bisa Dorong Produksi Benih Sawit

INFO SAWIT, JAKARTA -  Munculnya program replanting dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit yang bakal diterapkan tahun 2016, bakal menjadi momentum bagi produsen benih kelapa sawit, dalam meningkatkan permintaan benih kelapa sawit.

Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Asmar Arsjad mengatakan, bisa pemerintah dengan mudah memperolehnya. Sebab, saat ini, ada 12 perusahaan produsen benih sawit yang tersebar di sejumlah daerah, seperti Riau, Sumatera Utara, Lampung, dan Jawa Barat.

Tony Liwang, Direktur PT Dami Mas Sejahtera menyambut baik rencana BPDP mendanai replanting perkebunan sawit petani mulai tahun ini. Menurutnya, dengan adanya program replanting, permintaan bibit sawit anak usaha PT Sinar Mas Agro Resource and Technology Tbk (SMART) ini akan meningkat.

Namun, Tony enggan menargetkan secara spesifik jumlah benih sawit milik Dami Mas yang bisa terserap untuk program replanting. Menurutnya, peningkatan permintaan ini sudah dihitung dalam jumlah produksi benih sawit yang ditargetkan tahun ini mencapai 20 juta butir.

Rony Susilo, Seed Marketing PT Tunggal Yunus Estate, anak usaha Asian Agri Group melihat efek positif program replanting terhadap penjualan benih sawit tahun ini. Dia bilang dalam tiga tahun terakhir, produksi dan penjualan benih sawit Tunggal Yunus selalu stagnan di angka 10 juta - 11 juta butir. (T2)