Berita Lintas
sawitbaik

34 Perusahaan Ditunda Dapat ISPO



34 Perusahaan Ditunda Dapat ISPO

INFO SAWIT, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana melakukan percepatan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) karena jumlah perusahaan kelapa sawit yang sudah bersertifikat ISPO saat ini dinilai masih terlalu sedikit.

Sekretariat Indonesian Sustainable Palm Oil  (ISPO) Herdrajat Natawijaya, Rabu, mengatakan saat ini sebanyak 24 perusahaan sedang diperbaiki oleh lembaga sertifikasi dan 34 perusahaan ditunda karena berbagai permasalahan, seperti pelepasan dan tukar menukar kawasan hutan.

Perusahaan yang sedang dalam proses di Sekretariat Komisi ISPO ada 46 perusahaan, dan 26 perusahaan berupa laporan hasil surveilan lembaga sertifikasi terhadap perusahaan perkebunan.

Menurut Herdradjat, pada umunya yang ditolak karena masalah legalitas seperti kebun berada di dalam kawasan hutan, belum mempunyai Hak Guna Usaha, belum memperarui Izin Usaha Perkebunan bagi perusahaan yang telah beroperasi sebelum 1999.

Perusahaan perkebunan yang bisa disertifikasi ISPO bila sudah mendapat Penilaian Usaha Perkebunan kelas 1-3. Sampai saat ini ada 600-700 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang masuk kelas 1 sampai 3. (T2)