INFO SAWIT, MEDAN - Humas Asian Agri, Lidia Veronika Ginting mengatakan, dengan adanya pembinaan petani swadaya ini, Asian Agri mendapatkan pasokan lebih dari para petani swadaya. "Petani memasok untuk Asian Agri. Mereka berikan TBS, mereka jual TBS dengan kami. Harga jualnya mengikuti harga jual dan kami berikan pembinaan pada mereka," katanya Kamis.
Pada pelatihan kelompok tani, Asian Agri memberikan pemahaman mulai dari yang dasar, yakni cara menanam, merawat dan pihak Asian Agri juga membantu membelikan pupuk. "Ada beberapa petani, yakni petani inti punya perusahaan, petani plasma masyarakat punya, petani swadaya petani yang belum maksimal mengelola kebunnya. Jadi, kami memberikan bimbingan melalui pelatihan-pelatihan. Apabila infrastrukturnya jelek, kami perbaiki juga seperti jalan dan sebagainya, itu kerjasama dengan masyarakat," jelasnya, seperti dikutip Tribunmedan. (T2)










