INFO SAWIT, JAKARTA - Badan Restorasi Gambut diminta untuk lebih mengedepankan kebijakan berimbang dalam melihat masalah pengelolaan lahan gambut. Meski tahun lalu terjadi kebakaran di lahan gambut, seharusnya tidak langsung dengan menutup penuh izin usaha di lahan gambut.
Pasalnya, studi-studi terbaru menunjukan lahan gambut bisa dikelola dengan aman dengan menerapkan teknologi hidro seperti dilakukan APRIL Grup. Melalui teknologi itu, APRIL berhasil melindungi kawasan Restorasi Ekosistem Riau dengan sangat baik dari kebakaran pada saat musim kering beberapa bulan yang lalu.
"Badan Restorasi Gambut harus berimbang dalam melihat potensi lahan gambut. Jangan sampai regulasi secara berlebihan membatasi pemanfaatan lahan gambut, karena antara potensi ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat dikembangkan beriringan di lahan gambut ini," tegas ekonom INDEF Eko Listiyanto, saat dihubungi wartawan, Senin, seperti tulis Tribunnews.
Di sisi lain, ia juga mewanti-wanti agar pemerintah untuk tidak menelan mentah-mentah berbagai kampanye asing yang meminta agar lahan gambut ditutup total. Menurut Eko, kampanye untuk menjaga kelestarian lingkungan semestinya memang harus terus digalakkan agar pembangunan ekonomi seimbang dengan kelestarian alam. (T2)










