Berita Lintas
sawitbaik

PTPN V Gelar Penghargaan Masa Kerja dan Baksos Donor Darah



PTPN V Gelar Penghargaan Masa Kerja dan Baksos Donor Darah

INFO SAWIT, PEKANBARU –PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V), menggelar acara penyerahan Penghargaan Masa Kerja (PMK) kepada karyawan/karyawatinya yang telah bekerja di Perusahaan selama 25, 30, dan 35 tahun, Jumat (11/03/2016). Helatan ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun PTPN V yang ke-20. Sebanyak 828 karyawan/ti yang tersebar di empat lokasi kegiatan, menerima penghargaan dalam bentuk piagam, uang tunai, hingga cincin emas 10 gram.

Empat lokasi penyerahan PMK tersebut pertama di Kantor Pusat PTPN V Pekanbaru, untuk 256 karyawan yang bekerja di lingkup Strategic Business Unit (SBU) Sei Galuh dan Kantor Pusat. Kedua di Balai Karyawan Kebun Tandun Kabupaten Kampar, PMK untuk 185 karyawan yang bekerja di SBU Tandun. Lalu di Balai Karyawan Kebun Sei Rokan Kabupaten Rokan Hulu, untuk 245 karyawan yang telah mengabdi di lingkungan SBU Sei Rokan. Dan terakhir di Balai Karyawan Kebun Lubuk Dalam Kabupaten Siak, pemberian penghargaan untuk 142 orang karyawan yang minimal telah menghabiskan 25 tahun masa dinas di lingkup SBU Lubuk Dalam.

Direktur Utama PTPN V Berlino Mahendra Santosa berkenan menyerahkan PMK secara langsung di Gedung Serba Guna Kantor Pusat Jalan Rambutan 43 Pekanbaru, menyampaikan ucapan terimakasih serta penghargaan yang mendalam kepada penerima PMK.“Atas nama Direksi PTPN V kami mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sumbangsih tenaga, pikiran, dan darmabakti yang telah memasuki masa bakti 25, 30, dan 35 tahun,” kata Berlino dalam siaran pers yang diterima InfoSAWIT.

Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan Perkebunan/SPTP Bun yang turut hadir dalam kegiatan PMK, menyampaikan ungkapan terimaksihnya kepada Manajemen yang tetap menyelenggarakan kegiatan serupa ditengah kondisi yang cukup sulit.“Terimakasih kepada Manajemen yang telah memberikan apresiasi kepada Kami, ini menunjukkan bahwa Perusahaan ini masih sehat ditengah kondisi industry perkebunan yang sukar seperti saat ini. Tentu itu semua tidak terlepas dari kepemimpinan yang baik dari Manajemen”, tukasnya.(T2)