INFO SAWIT, PANGKALANKERINCI - Dalam kesaksiannya, Kepala Bidang (Kabid) Planologi Hutan dan Kebun Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Pelalawan Budi Surlani SHut mengatakan, bahwa berdasarkan pengamatan yang dilakukannya di lapangan pasca kejadian kebakaran lahan di PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) 27 -31 Juli 2015, diketahui lahan PT LIH terbakar seluas 533 hektare.
Dimana dari luas lahan tersebut, seluas 222 hektare merupakan lahan kosong yang baru di-steking dan belum ditanam pohon kelapa sawit. Sedangkan sisanya seluas 311 hektare, merupakan lahan yang telah ditanami pohon kelapa sawit.
‘’Jadi, posisi saya di sini hanya memberikan keterangan terkait luasan kebakaran lahan yang terjadi di PT LIH yang telah dilakukan pengukuran yakni seluas 533 hektare.
Sedangkan untuk sumber api berasal dari mana, saya kurang mengetahuinya karena ini bukan bidang saya dan akan ada saksi ahli dibidang ini yang nantinya akan mengupas tuntas sumber api yang membakar lahan PT LIH ini,” terangnya, seperti kutip Riaupos. (T2)










