INFO SAWIT, JAKARTA -Direktur Asian Agri Freddy Wijaya menjelaskan, target produksi Asian Agri sekitar 1 juta ton stagnan karena tidak ada rencana ekspansi luas kebun. Saat ini perusahaan itu mengelola 160 ribu hektare (ha) kebun kelapa sawit, yang terdiri dari kebun inti 100 ribu ha, dan seluas 60 ribu ha kebun plasma.
Setiap tahun, kebun inti berkontribusi terhadap produksi CPO sebanyak 50% atau 500 ribu ton sedangkan kebun plasma 25% atau 250 ribu ton. Selain itu, Asian Agri juga membeli buah sawit dari kebun swadaya sebanyak 25% atau 250 ribu ton.
Melihat kontribusi petani swadaya yang cukup besar, sejak tahun 2003 Asian Agri sudah berhenti memperluas kebun inti. "Kami fokus replanting dan pembinaan petani," ujar Freddy, belum lama ini di Jakarta dalam Pe.(T2)










