INFO SAWIT, PONTIANAK - Asisten II Sekda Kalbar, Lensus Kandri mewakili Gubernur Kalbar mengatakan bahwa kelapa sawit merupakan sudah menjadi tumpuan hidup sebagian masyarakat Kalbar.
Namun dilihat dari PAD, Kalbar selama ini belum menikmati PAD dari ekspor CPO. Pasalnya Kalbar tidak punya pelabuhan ekspor untuk CPO."Pajak ekspor dinimkati oleh provinsi lain. Kami berharap ada bagi hasil dari pajak ekspor tersebut," ujar dalam sambutanya sebelum membuka FGD yang digelar Gapki Kalbar, Selasa, sepeti dikutip Tribunpontianak.
Pada kesempatan itu, dia memaparkan kondisi perkebunan sawit di Kalbar. Menurutnya, target lahan penanaman di Kalbar mencapai 1,5 juta hektare. Sementara ini yang ditanam baru 1,2 juta hektare. Adapun yang sudah menghasilkan sekira 800 ribu hektare.(T2)







