INFOSAWIT, PONTIANAK - Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Kadri menuding masih banyak perusahaan perkebunan sawit belumk berkomitmen menjalankan CSR dan sebagainya.
"Perusahaan banyak tidak komitmen, dalam menjalankan untuk kesejahteraan kariawannya. Dimana masih ada pemotongan gaji karyawan. Ini harus diperjelas, mengapa bisa seperti itu," ujar Kadri kepada wartawan, Selasa, seperti dikutip Tribunpontianak.
Anggota DPRD Dapil Kapuas Hulu, Sintang dan Melawi itu meminta kepada perusahaan sawit yagl tidak memperhatikan masyarakat untuk ditindak tegas.
"Razia itu perusahaan yang melanggar aturan pemerintah. Serta masalah dana CSR banyak tidak dijalankan oleh perusahaan," katanya.(T2)







