INFO SAWIT, BANDA ACEH - Kerusakan hutan yang selama ini terjadi di Aceh diduga ikut dipicu dengan adanya perusahaan perkebunan. Saat melakukan kunjungan ke Aceh, Rabu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend mengakui, bahwa kepala sawit yang ada di Aceh menjadi masalah besar untuk hutan Aceh sendiri. Guerend menginginkan lahan untuk kelapa sawit dihentikan, namun lebih kepada pemanfaatan lahan yang ada.
“Tidak bisa dipungkiri Eropa menjadi penikmat hasil minyak dari kepala sawit. Eropa menjadi wilayah kedua setelah India yang menjadi negara terbanyak yang menerima hasil dari kepala sawit,” ungkapnya di Pendopo Gubernur Aceh.
Meski ada pihak yang menurutnya lebih berwenang untuk mengatasi masalah ini, Guerend tetap berharap pemerintah Aceh untuk melakukan keseimbangan terhadap alam Aceh. Dubes Uni Eropa mengaku ekonomi Aceh bukan hanya terletak pada kepala sawit saja, namun ada pada kebun-kebun lainnya.(T2)






