INFO SAWIT, JAKARTA –Pameran dan seminar tentang agribisni, Agrinex, resmi di buka mulai Jumat (1/4). Acara ini bakal digelar selama 3 har berturut-turut hingga minggu (3/4).
Dikatakan ketua Pantia Agrinex, Rifda Ammarina, tujuan diadakannya Agrinex ini ialah untuk meningkatkan citra agribisnis, sekaligus untuk menarik minat para remaja untuk terjun di dunia pertanian.
Lantaran semenjak 2007 silam, tren ketertarikan para siswa dan siswi sekolah menengah terhadap sektor agribinsis semakin berkurang, bahkan untuk beberapa fakultas terkait agribisnis mesti ditutup di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. “Untungnya saat ini sudah mulai kembali meningkat,” tutur Rifda dalam acara pembukaan Agrinex ke 10 di Assembly Hall JCC, Jakarta yang dihadiri InfoSAWIT.
Sesuai tema Agrinex tahun ini yakni, Agribisnis berkeadilan, berdaulat dan berkelanjutan, ialah supaya agribisnis dalam pengembangannya memegang prinsi keadilan, masayarakat dibebaskan untuk memilih tanaman yang dibudidayakan dan memperoleh akses lahan untuk pertanian.
Sementara berdaulat, supaya sektor agribisnis ini bisa berdiri sendiri dan mampu memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri. Dan berkelanjutan, kata Rifda, ialah adanya skim yang berkelanjutan, walaupaun ada pergantian kepemimpinan, sektor pertanian memiliki arah pengembangan yang pasti. “Sehingga pada ahirnya petani tidak dirugikan,” tandas Rifda. (T2)







