INFO SAWIT, KUALA LUMPUR – Tudingan sawit sebagai biang deforestasi menjadi pijakan penerapan pajak progresif yang bakal ditetapkan di Parlemen Perancis, sebab itu pihak Malaysia dan Indonesia melakukan protes atas tudingan tersebut. Bahkan Menteri Perusahaan Perladangan Dan Komoditi, Datuk Amar Douglas Uggah Embas menampik tudingan Parlemen Perancis, sebab pihaknya telah menerapkan prinsip dan kriteria Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), termasuk penerapan Malaysian Sustainable Palm Oil (MSPO).
Tutur Datuk Amar Dauglas, sekitar 25% dari total lahan sawit di Malaysia telah disertifikasi RSPO, sementara seluas 111.451 ha telah disertifikasi MSPO. Argumen bahwa industri kelapa sawit memberikan kontribusi untuk deforestasi adalah tidak berdasar lantaran, seperti tulis Thestar, Malaysia masih memiliki kawasan hutan sekitar 54,6% dari total luas lahan di Malaysia, sementara perkebunan kelapa sawit Malaysia hanya sekitar 17,1% dari total lahan di Negeri Jiran itu. (T2)









