INFO SAWIT, JAKARTA – Sebagai tindak lanjut dari upaya meningkatkan prodktivitas petani sawit, utamanya petani kelapa sawit swadaya, pada Selasa (5/4) di Kementerian Pertanian, petani swadaya mitra PT SMART Tbk., resmi mendapatkan dana hibah dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit, untuk seluas lahan 400 ha, meliputi sekitar 200 KK.
Dana hibah itu bakal diberikan ke Koperasi Sawit Mandian Jaya yang berlokasi di Desa Bandar Padang dan Desa Bukit Meranti, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Selain mendapatkan bantuan dari BPDP-KS, program peremajaan kebun petani swadaya itu juga mendapat pembiayaan dari Bank BRI Agro dan dukungan teknis serta kesepakatan pembelian TBS oleh PT SMART Tbk.
Kata Direktur Utama BPDP-KS, Bayu Krisnamurthi, nilai kredit yang disepakati mencapai Rp 24,7 miliar atau dengan unit costmencapai sekitar 61 juta/ha, untuk jangka waktu kredit 13 tahun, sementara dana bantuan dari BPDP-KS sejumlah sebanyak Rp 10 miliar, atau dengan unit cost sekitar 25 juta/ha, atau BPDP-KS membantu sebanyak 40,5% dari total dana peremajaan kebun petani swadaya. “Angka ini akan berbeda untuk wilayah dan daerah lainnya, serta sesuai peraturan yang berlaku BPDP-KS hanya membantu sekiar 40% dari total biaya peremajaan sawit,” kata Bayu kepada InfoSAWIT, di Jakarta.
Lebih lanjut tutur Bayu, phaknya juga akan mendukung rencana Bank BRI yang akan membiayai peremajaan kebun sawit seluas 9.994 ha di Riau dan Sumatera Selatan, dengan nilai kredit mencapai Rp 600 miliar dan bantuan dana sawit sebanyak Rp 249,8 miliar. (T2)







