SERUYAN - Badan Pusat Statistik Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menyebutkan masyarakat setempat lebih memilih untuk menanam kelapa sawit ketimbang menanam padi. Hal ini dapat dilihat dari hasil sensus pertanian tahun 2013, ada 10.257 rumah tangga yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, sedangkan petani padi hanya 5.052 rumah tangga.
“Ini mengindikasikan bahwa masyarakat Seruyan lebih memilih berkebun sawit ketimbang menanam padi," kata Kepala Badan Pusat Statistik Seruyan, Agust Bernaldus, Kamis (30/10/2014), seperti ditulis Antara Kalteng.
Pendapatan usaha sawit lebih unggul daripada menanam padi. Dengan biaya yang lebih rendah, produktivitas dan harga kelapa sawit cukup tinggi, mencapai 20,85 ton per hektare dalam satu hahun. Hal tersebut, menurutnya, yang memicu sebagian petani padi untuk pindah ke sektor perkebunan sawit.
Apalagi saat ini tanaman padi lokal dihargai rendah serta ditambah produktivitasnya yang juga rendah. Padi sawah hanya 3,15 ton dalam setiap hektar, sedangkan padi ladang 2,10 ton per hektar. (T3)










