INFO SAWIT, JAMBI - Pasar Eropa mempunyai persyaratan-persyaratan yang lebih ketat dalam menerima ekspor minyak sawit ke wilayahnya. Menurut Musri Nauli dari Walhi yang bisa menembus pasar Eropa hanya perusahaan dari grup-grup besar yang ada cabangnya di Jambi, seperti Sinarmas, Wilmar dan semacamnya.“Mulai dari anak perusahaan grup besar sampai pemasok bahan untuk grup besar,” katanya, pada Rabu, kutip Tribunjambi.
Dia mengatakan banyak prinsip yang harus dipenuhi penyedia minyak sawit untuk menembus pasar Eropa.“Persyaratan itu seperti tanah tempat penanaman sawit tidak ada konflik, bukan area gambut, bukan area konservasi, tidak ada upah buruh murah dan tidak merampas tanah dari masyarakat. Ada banyak lagi prinsip yang digunakan,” katanya.
Nauli mengatakan dalam perdagangan minyak sawit ada yang sekedar membeli produk tapi ada juga yang sudah sampai pada ketatnya kualitas yang harus dipenuhi. “Kalau untuk Eropa sudah sampai pertimbangan kualitas, jadi mereka memang harus memastikan dengan persyaratan yang ketat,” katanya.
Nauli mengatakan hanya grup besar yang bisa tembus pasarEropa. Selebihnya produk minyak sawit Jambi atau Indonesia masuk ke pasar Asia. “Banyak di Asia selatan. Seperti India atau Pakistan yang kebutuhannya cukup banyak, Tiongkok juga,” katanya.(T2)










