INFO SAWIT, JAKARTA – Merujuk informasi dari Kementerian Koordinator Ekonomi (Kemenko), permintaan sawit dunia pada 2020 bakal meningkat menjadi 80 juta ton, dari sebelumnya sekitar 50 juta ton, dengan pangsa pasar sekitar 30% dari total minyak nabati dunia. Sementara pangsa pasar sawit asal Indonsia diyakini bakal mencapai 48,8%.
Sebab itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko) Darmin Nasution menghimbau, setiap pelaku perkebunan bisa menerapkan praktik berkelanjutan, utamanya bagi petani kelapa sawit nasional.
Bagi perusahaan besar diakui sudah banyak yang menerapkan praktik berkelanjutan, justru bagi petani masih memiliki tantangan dalam menerapkan produksi berkelanjutan. “Petani tidak memiliki modal dan teknik untuk menerapkan praktik berkelanjutan, wajar jika merujuk riset produktivitas petani sekitar 2,5 ton cpo/ha/tahun atau 11 ton TBS/ha/tahun,” kata Darmin dalam acara pertemuan sawit nasional yang dihadiri InfoSAWIT, Januari silam.(T2)







